Wabup Sergai Ir. H. Soekirman didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Drs. Joni W. Manik, MM, Dirut RSUD Sultan Sulaiman dr. Khaidir dan Camat Sipispis Drs.Pribadi Perangin-angin usai melakukan ekspedisi arung jeram di Ancol Arung Jeram (AAJ) melalui alur sungai Bahbolon Kecamatan Sipispis yang berhilir/bermuara di Kecamatan Bandar Khalifah, Jumat (13/4).(Foto: Anwar)

Sipispis - Wakil Bupati Serdang Bedagai (Wabup Sergai)
Ir. H. Soekirman bersama Ketua GOPTKI Ny. Hj. Marliah Soekirman, Kepala
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Drs. Joni W. Manik, MM, Dirut
RSUD Sultan Sulaiman dr. Khaidir dan Camat Sipispis Drs. Pribadi
Perangin-angin melakukan ekspedisi arung jeram di Ancol Arung Jeram (AAJ)
melalui alur Sungai Bahbolon Kecamatan Sipispis yang berhilir/bermuara di
Kecamatan Bandar Khalifah, Jumat (13/4).

Kegiatan yang diikuti 34 peserta dengan 7 perahu ini berawal di Desa
Bartong menuju Desa Buluh Duri berlangsung sekitar 4 jam dengan para
pengawal/skeeper dari tim Ancol Arung Jeram yang berlokasi di Dusun III
Desa Buluh Duri Kecamatan Sipispis.

Usai melakukan ekspedisi Wabup Soekirman di Camp mengatakan bahwa Ancol
Arung Jeram (Ancol Rafting) di Sergai berpotensi menjadi salah satu objek
wisata andalan daerah ini karena telah memenuhi syarat Ekowisata. Disamping
melakukan olahraga sekaligus menikmati panaroma perkebunan karet dan kelapa
sawit serta agrowisata desa seperti kebun duku, kebun pisang barangan dan
ternak di Desa Bartong.

Lebih lanjut H.Soekirman mengatakan bahwa jeram sungai Bahbolon memiliki *
grade* (kelas tingkat kesulitan) yang aman untuk pemula, walaupun
mendebarkan tetapi mengasyikan dengan pemandangan air terjun, tebing yang
terjal (grand canyon), dinding ajaib (magic wall) berupa batu cadas indah
tersusun rapi oleh alam, swimming (berenang) dan jumping (melompat)
dijeram, serta melihat primata dua jenis kera dan pengamatan burung (bird
watching).

Olahraga arung jeram ini merupakan olahraga yang penuh tantangan namun
mengasyikkan karena sambil berolahraga sekaligus dapat berwisata dengan
menikmati pemandangan dan tebing sungai yang indah. Untuk itu kepada
pengelola AAJ diminta untuk terus melengkapi fasilitas dan sarana prasarana
seperti akomodasi dan konsumsi seperti restoran atau rumah makan untuk
menarik para pengunjung atau wisatawan, ujar Wabup Soekirman.

Ancol Arung Jeram yang berlokasi di Dusun III Desa Buluh Duri Kecamatan
Sipispis memiliki fasilitas Home Stay berkapasitas 100 orang, 15 unit
peralatan arung jeram (lengkap) dengan 20 orang pemimpin tim (skipper) yang
merupakan pemuda setempat yang sudah terlatih dan berpengalaman dengan dana
yang dikenakan untuk per orangnya Rp. 180.000,- termasuk transportasi lokal
dan makan siang.

Pengelola AAJ, Tedy Misuan didampingi Pembina Drs.Joni W Manik menerangkan
jarak yang ditempuh tim sejauh 15 kilometer dengan perjalanan 4-5 jam,
melintasi enam desa yakni, Desa Bartong, Serbananti, Pekan Sipispis, Silau
Padang, Marjanji dan Desa Buluh Duri dengan rintangan belasan jeram dengan
tingkat kesulitan grade II dan III, namun baru beberapa jeram yang memiliki
nama diantaranya jeram Miki, Siorbu, Singehek, Roller Coster, Siawal,
Ranggasan, serta jeram Kodok yang masing-masing memiliki ciri khas dan
tingkat kesulitan tersendiri. (anwar)