• Senin, 29 November 2021

Ilmuwan Muslim Berjasa Mengembangkan Ilmu yang Dipelajari Melalui Al Qur'an

- Selasa, 14 September 2021 | 10:54 WIB
KH.Didin Hafidhuddin (Muslimobsession)
KH.Didin Hafidhuddin (Muslimobsession)

Fokusberita.com-Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof. Dr. KH Didin Hafidhuddin mengatakan bahwa ilmu yang berkembang saat ini berasal dari para ilmuwan Muslim yang mempelajari Al Qur'an

“Banyak ilmu-ilmu yang berasal dari Al-Qur’an yang berkaitan dengan berbagai macam ilmu pengetahuan, seperti matematika, biologi, psikologi dan sebagainya,” ujar Kiai Didin dikutip Suara Islam Online, Senin (13/9) melalui kajian online di Kalam TV.

Kiai Didin mencontohkan firman Allah SWT yang berbunyi: Bahagialah orang yang membersihkan hatinya, celakalah orang yang mengotori hatinya.

“Ayat itu kan berkaitan dengan kejiwaan, berkaitan dengan psikologi,” jelasnya.

Bahkan, kata Kiai Didin, ilmuwan yang pertama kali muncul di dunia ini adalah para ilmuwan Muslim. “Jadi jangan sampai terlupakan hal tersebut,” jelasnya.

Cendekiawan Muslim ini pun menegaskan bahwa bahasa Arab adalah bahasa ilmu dan peradaban.

“Jadi tidak salah kalau kita mengatakan bahasa Arab adalah bahasa ilmu dan peradaban,” jelasnya.

“Bukan kemudian dituding dengan tudingan macam-macam, kepada yang nuding jangan sembarangan,” tegas Kiai Didin mengingatkan.

Belum lama ini, kata dia, bahasa Arab dituding sebagai ciri teroris. “Karena dianggap belajar bahasa Arab itu cenderung ekstrem dan tidak mencintai negaranya, itu tidak benar. Justru dengan bahasa arab dan bahasa Al-Qur’an dilembutkan hatinya,” tandas Kiai Didin.***
(suaraislam.id)

Halaman:

Editor: Dudy Supriyadi

Artikel Terkait

Terkini

Ternyata Kinerja Ekspor Indonesia Catat Rekor, Wow

Kamis, 16 September 2021 | 15:27 WIB

Kisah Peternak Ayam Ditangkap Polisi Karena Poster

Selasa, 14 September 2021 | 10:46 WIB

Kasus Covid-19 di Cilengkrang Turun Drastis

Senin, 13 September 2021 | 22:47 WIB
X