• Senin, 29 November 2021

Alim: "Kenali Potensi Dirimu, Buatlah Orang Mengenalmu karena Kelebihanmu bukan Kekuranganmu"

- Selasa, 14 September 2021 | 11:03 WIB
Foto Alim (Dokumen MNC Indonesia)
Foto Alim (Dokumen MNC Indonesia)

 

Fokusberita.com-Kekurangannya tidak membuatnya patah arang, justru ia bangkit dan menggali lebih dalam potensi yang dimilikinya.

Bersama pasangannya, Leani Ratri Oktila, atlet parabadminton asal Mojokerto, Khalimatus Sadiyah mengukir sejarah di Paralimpiade Tokyo 2020 dengan meraih emas dari nomor ganda putri SL3-SU5.

Wanita kelahiran 17 September 1999 yang akrab disapa Alim ini mengalami keterbatasan fisik sejak lahir. Ibunya, Maslukah (56) mengatakan putri sulungnya divonis mengalami keterbatasan fisik pada usia 2 tahun. Dokter saat ini menyebutkan bahwa separuh tubuh Alim yang sebelah kanan kekurangan zat kapur sehingga anggota tubuhnya yang sebelah kanan kurang kuat untuk beraktivitas.

Alim tumbuh sebagai anak yang memiliki motivasi besar, ia tidak pernah patah semangat karena kondisi tubuhnya. Bahkan sejak sekolah dasar, ia sudah bergabung dengan klub bulu tangkis bernama Bendo Sport Mojosari yang jaraknya lumayan jauh dari tempat tinggalnya. Berlatih lima kali dalam seminggu, Alim pergi menggunakan sepeda ontel miliknya. Pada awal-awal terjun ke dunia badminton, Alim bermain di kelas biasa karena merasa mampu. Namun setelah menerima tawaran dari Dispora Jawa Timur untuk mengikuti kejuaraan Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Paperpenas) ke 6 di Jakarta pada tahun 2013, Alim mulai bertanding di klasifikasi SL4.

Prestasi pertama Alim di klasifikasi tuna daksa SL4 adalah saat mengikuti kejuaraan Paperpenas ke 6 di Jakarta dengan meraih medali emas.

Alim kemudian bergabung dengan NPC Indonesia dan mengikuti program pelatihan nasional di Kota Solo. Sebelum tampil di Paralimpic 2020 Tokyo, ia sudah mengoleksi berbagai prestasi membanggakan di sektor SL3 - SU5 ganda putri di tahun 2019, seperti medali emas China Para Badminton Internasional, medali perak BWF World Champ Para Badminton Swiss, medali emas Forza Iris Para Badminton Internasional, medali emas Canada Para Badminton Internasional, medali emas Fazaz Dubai Para Badminton Internasional dan medali emas Turkish Para Badminton Internasional 2019. Ia juga beberapa kali meraih kemenangan di sektor ganda campuran dan tunggal putri untuk para badminton. 

Menanggapi prestasinya ini Alim berpesan, “Kenali potensi dirimu, buatlah orang mengenalmu karena kelebihanmu bukan kekuranganmu.” 
(femina.co.id)

Editor: Dudy Supriyadi

Artikel Terkait

Terkini

Bukan Hanya Prestasi, Seorang Atlet Harus Berkarakter

Minggu, 5 September 2021 | 12:57 WIB

Alzheimer Sangat Mungkin Terjadi pada Usia 40 Tahun

Jumat, 3 September 2021 | 19:10 WIB

Bersepedah Bikin Sehat, Banyak Teman Banyak Ketawa

Senin, 30 Agustus 2021 | 15:12 WIB

Kapolri Tinjau Kesiapan PON XX Papua

Sabtu, 28 Agustus 2021 | 07:46 WIB
X